Konsumsi Halal-Thayyib dalam Perspektif Al-Qur'an-Hadits dan Tantangannya dalam Kehidupan Kontemporer
DOI:
https://doi.org/10.61086/jstiudh.v12i6.97Kata Kunci:
Halalan Thayyiban, Tafsir Ekonomi, Keamanan Pangan, Industri Halal 4.0, Daging Laboratorium, Maqasid Syariah, Manajemen Rantai PasokAbstrak
Artikel ini menyajikan analisis komprehensif dan mendalam mengenai konsep Halalan Thayyiban dalam Islam, menelusuri akar teologisnya dalam Al-Qur'an dan Hadits serta relevansinya yang mendesak di tengah kompleksitas kehidupan kontemporer. Di era Revolusi Industri 4.0, rantai pasok pangan global menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya (unprecedented) berupa rekayasa genetika (GMO), daging kultivasi laboratorium (cultured meat), serta kerumitan logistik yang meningkatkan risiko kontaminasi dan area syubhat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tafsir tahlili dan maudu’i (tematik), analisis komparatif fikih kontemporer, serta sintesis manajemen mutu modern. Temuan menunjukkan bahwa konsep thayyib tidak sekadar pelengkap atribut halal, melainkan pilar fundamental yang mencakup keamanan pangan (food safety), nilai gizi, etika lingkungan (green deen), dan keberlanjutan ekonomi. Dalam perspektif tafsir klasik hingga kontemporer, makna thayyib bertransformasi dari sekadar "lezat" secara indrawi menjadi "aman, sehat, dan etis". Studi ini juga mengungkap korelasi spiritual yang dalam antara konsumsi haram/syubhat dengan terhalangnya doa dan fenomena kekerasan hati (qasawat al-qalb) sebagaimana dijelaskan oleh Imam Al-Ghazali. Sebagai solusi atas tantangan integritas rantai pasok, artikel ini merekomendasikan integrasi sistem jaminan halal (HAS 23000) dengan standar manajemen mutu internasional (ISO 22000) serta adopsi teknologi blockchain untuk menjamin ketertelusuran (traceability) dari hulu ke hilir. Hal ini memastikan bahwa umat Islam tidak hanya mengonsumsi produk yang legal secara syariat (halal) tetapi juga berkualitas tinggi secara substansial (thayyib).
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
You are free to:
- Share — copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt — remix, transform, and build upon the material
- The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
Under the following terms:
- Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- NonCommercial — You may not use the material for commercial purposes.
- ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
- No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
Notices:
You do not have to comply with the license for elements of the material in the public domain or where your use is permitted by an applicable exception or limitation.
No warranties are given. The license may not give you all of the permissions necessary for your intended use. For example, other rights such as publicity, privacy, or moral rights may limit how you use the material.











