Studi Al-Qur'an dan Hadis: Sebuah Kajian Teoretis-Fondasional dan Perspektif Realistis
DOI:
https://doi.org/10.61086/jstiudh.v12i1.100Kata Kunci:
Studi Syariah, Sanad, Pendidikan IslamAbstrak
Studi Al-Qur’an dan Hadis saat ini menghadapi tantangan epistemologis, metodologis, dan kultural akibat transformasi pemikiran modern dan diseminasi informasi digital yang tidak terverifikasi. Penelitian ini bertujuan menjelaskan tantangan tersebut serta meneropong prospek masa depan melalui rekonstruksi generasi Qur’ani yang mengintegrasikan hafalan teks dengan pemahaman makna dan Sunah Nabawiyah. Dengan menggunakan metode deskriptif-analitis berbasis penelusuran kritis terhadap realitas pendidikan Islam, kajian ini mengangkat “Markaz Al-Qubbah Al-Khadhra' li Hifzh As-Sunnah An-Nabawiyyah (Pusat Penghafalan Sunnah Nabawiyah Al-Qubbah Al-Khadhra)” yang didirikan pada tahun 2025 sebagai studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemisahan metodologis antara hafalan lafal yang bersifat mekanis dengan pemahaman makna serta internalisasi tujuan syariat memicu fragmentasi pengetahuan yang berimplikasi pada lahirnya pembacaan tekstual yang kaku dan menjadikan generasi muda korban penafsiran yang menyimpang, sehingga menuntut kembalinya formula integratif yang memadukan hafalan, tadabur, dan amal nyata demi membentuk kepribadian muslim yang seimbang. Di sisi lain, revitalisasi metode sanad, majelis simakan, dan transmisi lisan di era kontemporer bertindak sebagai katup pengaman serta sistem untuk kendali mutu akademik agar memproteksi teks syariat dari arus deras informasi yang tidak terverifikasi. Al-Qubbah Al-Khadhra berhasil menarik lebih dari 30.000 santri dari 500 kota di seluruh dunia dalam kurun waktu satu tahun, membuktikan bahwa globalisasi ilmu syariah tetap dapat berjalan beriringan dengan ketatnya metodologi keilmuan klasik (turats). Studi ini merekomendasikan adopsi model kelembagaan yang kredibel ini sebagai panduan strategis bagi pusat-pusat pendidikan internasional, juga menegaskan bahwa masa depan studi Al-Qur’an dan Hadis bergantung pada optimalisasi instrumen modern demi menjaga autentisitas teks dan hidayahnya di tengah dunia yang terus berubah.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Darul Hikmah: Jurnal Penelitian Tafsir dan Hadits

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
You are free to:
- Share — copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt — remix, transform, and build upon the material
- The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
Under the following terms:
- Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- NonCommercial — You may not use the material for commercial purposes.
- ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
- No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
Notices:
You do not have to comply with the license for elements of the material in the public domain or where your use is permitted by an applicable exception or limitation.
No warranties are given. The license may not give you all of the permissions necessary for your intended use. For example, other rights such as publicity, privacy, or moral rights may limit how you use the material.











