KONSEP HUTANG DALAM ISLAM: ADAB DAN KEUTAMAAN PENYELESAIANYA
الكلمات المفتاحية:
hutang، adab، islam، keutamaanالملخص
Hutang merupakan salah satu suatu aktivitas yang tidak dapat dipisahkan dalam interaksi kehidupan manusia, ada pihak yang surplus dana dan ada pihak yang kekurangan dana. Data BI, CNBC, Kontan, CNN menunjukkan peningkatan jumlah hutang sejak 2018 - 2020. Parahnya hutang tersebut merupakan hutang ribawi dan dikonsumsi penduduk Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim. Masalah lainnya adalah praktikpenyelesaian hutang yang juga menjadi masalah di tengah masyarakat. Penelitian ini ingin membahas konsep hutang secara syariah dilihat dari adab-adab dan keutamaan penyelesaiannya.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan mengambil sumber dari Al-Quran, Al-Hadits, kitab-kitab klasik dan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Syariat Islam tidak melarang berhutang apalagi tujuannya memenuhi kebutuhan hidup diri dan keluarganya saat kondisi sulit, bahkan dianjurkan saling membantu saudaranya. Syariat Islam juga mengatur bagaimana seharusnya hutang piutang dipraktikkan, diantaranya mencatat transaksi hutang-piutang, menghadirkan saksi-saksi, menghadirkan barang jaminan/gadai serta menghadirkan penjamin. Adapun adab bagi orang yang berhutang adalah hutang hanya dilakukan dalam situasi dan kondisi yang mendesak, terpaksa, bukan untuk memenuhi kebutuhan hawa nafsu (lifestyle), orang yg berhutang juga harus memenuhi janjinya untuk melunasi hutangnya tepat waktu, jika belum bisa dibayarkan maka orang yang berhutang memberi kabar, namun jika memang tidak ada kemungkinan membayar maka kedua belah pihak bersama-sama mencari jalan keluar untuk melunasi hutangnya karena hutang merupakan amanah yang harus dibayar baik di dunia maupun di akhirat.
التنزيلات
منشور
إصدار
القسم
الرخصة
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
You are free to:
- Share — copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt — remix, transform, and build upon the material
- The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
Under the following terms:
- Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- NonCommercial — You may not use the material for commercial purposes.
- ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
- No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
Notices:
You do not have to comply with the license for elements of the material in the public domain or where your use is permitted by an applicable exception or limitation.
No warranties are given. The license may not give you all of the permissions necessary for your intended use. For example, other rights such as publicity, privacy, or moral rights may limit how you use the material.










